koronovirus.site – Banyaknya keluhan warga terkait kotoran kucing di Skywalk Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, mendorong pihak Transjakarta bergerak cepat. Kini, telah disediakan tempat khusus untuk memberi makan kucing, yang berada di bawah jembatan penyeberangan orang (JPO) Halte Velbak. Langkah ini dilakukan untuk menjaga kenyamanan pengguna transportasi umum sekaligus tetap memperhatikan keberadaan kucing jalanan di area tersebut.
Pada Sabtu (4/10/2024), papan imbauan telah dipasang di sisi kanan dan kiri skywalk. Salah satu tulisan yang mencuri perhatian berbunyi, “Keep The Skywalk paws-itively clean!” Pesan itu ditujukan kepada pejalan kaki agar tidak lagi memberikan makanan di sepanjang jembatan penghubung tersebut.
Pemberian makan tetap diperbolehkan, namun lokasinya dipindahkan sekitar 200 meter dari skywalk, tepatnya di bawah tangga JPO Halte Velbak, di Jalan Kiai Maja menuju Jalan Ciledug Raya. Di titik itu juga telah ditempatkan papan penanda lokasi area yang diperbolehkan untuk memberi makan hewan.
Meski demikian, berdasarkan pantauan, tempat makan khusus tersebut belum dilengkapi wadah atau tempat makan permanen. Beberapa warga tampak memanfaatkan area tersebut untuk beristirahat atau bertemu sambil bermain catur. Papan informasi yang baru dipasang ini menjadi langkah awal pengaturan pola pemberian makan kucing yang lebih tertata.
Masalah Kotoran Kucing di Skywalk
Sebelumnya, kondisi Skywalk Kebayoran Lama menjadi sorotan karena kotoran kucing tersebar di banyak titik, baik yang masih basah maupun telah mengering. Situasi ini mengganggu kenyamanan warga yang melintas, terutama pengguna KRL yang keluar dari Stasiun Kebayoran Lama maupun penumpang Transjakarta.
Selain kotoran, sisa makanan kucing yang ditebar sembarangan juga ditemukan di beberapa titik. Ketika terinjak pejalan kaki, kotoran dan sisa makanan tersebut semakin menyebar dan menimbulkan bau tidak sedap.
Respons Transjakarta
Pihak Transjakarta menegaskan bahwa mereka telah meningkatkan frekuensi pembersihan untuk memastikan kebersihan area tetap terjaga.
“Untuk meningkatkan kenyamanan pelanggan, saat ini petugas kebersihan kami sudah berkeliling setiap satu jam, termasuk di area skywalk,” kata Kepala Departemen Humas dan CSR Transjakarta, Ayu Wardhani, Kamis (2/10/2025).
Ayu juga mengimbau warga untuk melapor kepada petugas apabila menemukan kondisi skywalk yang kotor atau memerlukan penanganan segera.
“Kami mempersilakan pelanggan untuk melapor kepada petugas kami di lapangan apabila ada keluhan atau membutuhkan bantuan,” tambahnya.
Peran Warga Sangat Penting
Upaya menjaga kebersihan ruang publik seperti skywalk tidak bisa dilakukan hanya oleh petugas. Warga juga diharapkan ikut berperan dengan memberi makan hewan di lokasi yang sudah ditentukan dan tidak meninggalkan sisa makanan sembarangan.
Kucing tetap dapat hidup dan makan dengan layak, tanpa mengganggu kenyamanan pengguna transportasi umum.
Cek juga artikel paling seru di dailyinfo.blog

