Arus Libur Natal Mulai Padat di Ibu Kota
Pergerakan masyarakat pada masa libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025 kembali menunjukkan tren peningkatan. Kereta Api Indonesia (Persero) mencatat sebanyak 46.207 penumpang meninggalkan Jakarta hanya dalam satu hari, Minggu (28/12/2025), hingga pukul 15.30 WIB.
Lonjakan ini menandai tingginya mobilitas warga yang memanfaatkan momentum libur panjang untuk bepergian ke berbagai daerah di Pulau Jawa. Arus keluar Jakarta terlihat merata sejak pagi hingga sore hari, dengan kepadatan terbesar terjadi di stasiun-stasiun utama.
Pasar Senen dan Gambir Jadi Titik Keberangkatan Tersibuk
Manager Humas KAI Daop 1 Jakarta, Franoto Wibowo, menjelaskan bahwa dari puluhan ribu penumpang yang berangkat, Stasiun Pasar Senen menjadi stasiun dengan jumlah penumpang tertinggi.
“Sebanyak 15.390 penumpang tercatat berangkat dari Stasiun Pasar Senen,” ujar Franoto.
Sementara itu, Stasiun Gambir melayani 11.782 penumpang, disusul Stasiun Bekasi dengan 6.212 penumpang. Sisanya tersebar di sejumlah stasiun lain di wilayah Daop 1 Jakarta.
Tingginya angka keberangkatan dari Pasar Senen dan Gambir menunjukkan bahwa kedua stasiun tersebut masih menjadi pilihan utama masyarakat untuk perjalanan jarak menengah hingga jauh, terutama menuju kota-kota besar di Jawa Tengah dan Jawa Timur.
Kota Tujuan Favorit Didominasi Jawa Tengah dan Timur
KAI mencatat sejumlah kota menjadi tujuan favorit penumpang selama arus libur Natal. Kota-kota tersebut antara lain Yogyakarta, Semarang, Surabaya, Bandung, dan Purwokerto.
Destinasi tersebut dipilih karena merupakan pusat wisata, pendidikan, serta kampung halaman bagi banyak warga Jakarta. Selain itu, kota-kota tersebut memiliki konektivitas kereta api yang baik dan waktu tempuh yang relatif efisien dibandingkan moda transportasi darat lainnya.
Pemesanan Tiket untuk Senin Masih Tinggi
Tidak hanya keberangkatan hari ini, KAI juga mencatat lonjakan pemesanan tiket untuk hari berikutnya. Hingga Minggu sore, tercatat 36.335 penumpang telah memesan tiket keberangkatan pada Senin (29/12/2025).
Dari jumlah tersebut, 13.665 penumpang dijadwalkan berangkat dari Stasiun Pasar Senen dan 11.311 penumpang dari Stasiun Gambir. Angka ini diperkirakan masih akan bertambah seiring mendekatnya jadwal keberangkatan.
Kondisi ini menunjukkan bahwa arus libur Natal belum sepenuhnya surut dan diprediksi akan terus berlangsung hingga menjelang pergantian tahun.
Arus Kedatangan ke Jakarta Juga Padat
Di sisi lain, pergerakan penumpang yang datang ke Jakarta juga cukup tinggi. Pada hari yang sama, KAI mencatat sekitar 47.114 penumpang tiba di stasiun-stasiun wilayah Daop 1 Jakarta.
Fenomena ini menunjukkan adanya pergerakan dua arah yang seimbang, di mana sebagian masyarakat memilih bepergian keluar kota, sementara sebagian lainnya kembali ke Jakarta untuk bekerja atau melanjutkan aktivitas pascalibur.
Penjualan Tiket Nataru Tembus 700 Ribu
Secara kumulatif, KAI Daop 1 Jakarta mencatat penjualan tiket selama periode Angkutan Natal dan Tahun Baru 18 Desember 2025 hingga 4 Januari 2026 telah mencapai 706.783 tiket.
Untuk melayani tingginya permintaan tersebut, KAI menyiapkan 1.732 perjalanan kereta api, yang terdiri atas 1.534 perjalanan Kereta Api Jarak Jauh (KAJJ) dan 198 perjalanan kereta api lokal.
“Selama masa Nataru yang berlangsung 18 hari, rata-rata terdapat 85 perjalanan KAJJ per hari yang diberangkatkan dari Stasiun Gambir dan Stasiun Pasar Senen,” jelas Franoto.
Strategi KAI Hadapi Lonjakan Penumpang
Menghadapi lonjakan penumpang, KAI melakukan berbagai langkah antisipatif. Mulai dari penambahan perjalanan kereta, optimalisasi rangkaian, hingga penguatan layanan di stasiun dan di dalam kereta.
Petugas pelayanan dan keamanan disiagakan selama 24 jam untuk memastikan kelancaran operasional, keamanan, serta kenyamanan penumpang. Selain itu, KAI juga memperkuat sistem informasi perjalanan agar penumpang dapat memantau jadwal secara real time.
Imbauan bagi Calon Penumpang
KAI mengimbau masyarakat yang akan bepergian selama masa Nataru untuk merencanakan perjalanan dengan baik. Penumpang disarankan datang lebih awal ke stasiun, memastikan tiket dan identitas sesuai, serta menjaga barang bawaan selama perjalanan.
Selain itu, KAI juga mengingatkan penumpang untuk mematuhi aturan keselamatan dan mengikuti arahan petugas demi kelancaran bersama.
Dengan tingginya angka pergerakan penumpang, KAI optimistis angkutan Natal dan Tahun Baru 2025–2026 dapat berjalan aman, lancar, dan tertib, sekaligus menjadi tulang punggung transportasi publik bagi masyarakat selama libur akhir tahun.
Baca Juga : Legislator DKI Nilai Bebaskan PBB Sekolah Swasta Sudah Tepat
Jangan Lewatkan Info Penting Dari : pestanada

