Menjelang kedatangan kloter pertama jemaah haji Indonesia, petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi memastikan seluruh layanan telah siap secara optimal.
Proses penyambutan akan dilakukan dengan sistem terintegrasi, termasuk penggunaan Kartu Nusuk yang sudah diaktifkan sejak jemaah masih berada di Tanah Air.
📊 Persiapan Dipastikan Berjalan Lancar
Wakil Ketua PPIH III Arab Saudi, Ilham Effendi, menyampaikan bahwa seluruh persiapan berjalan lancar tanpa kendala berarti.
Sistem pre-arrival juga telah diterapkan, di mana data jemaah sudah lebih dulu dikirim ke Kementerian Haji Arab Saudi untuk mempercepat proses kedatangan.
⚡ Skema Fast Track Permudah Proses
Dalam proses kedatangan, terdapat skema fast track yang memungkinkan jemaah menyelesaikan proses imigrasi sejak di Indonesia.
Fasilitas ini berlaku bagi jemaah dari embarkasi Jakarta, Solo, Surabaya, dan Makassar, sehingga setibanya di Arab Saudi, mereka dapat langsung melanjutkan perjalanan tanpa antre panjang.
🛂 Skema Reguler Tetap Diterapkan
Sementara itu, jemaah dari embarkasi lain tetap menjalani proses imigrasi setibanya di Bandara Madinah.
Meski demikian, dengan sistem pre-arrival, proses tersebut diharapkan tetap berjalan lebih cepat dan tertib.
✅ Pelayanan Lebih Cepat dan Nyaman
Dengan berbagai sistem yang telah disiapkan, diharapkan kedatangan jemaah haji Indonesia dapat berlangsung lebih efisien dan nyaman.
Persiapan matang ini menjadi bagian penting dalam memastikan seluruh rangkaian ibadah haji berjalan lancar sejak awal kedatangan di Tanah Suci.
Baca Juga : Kementan Gandeng Industri Sukseskan Hari Susu
Cek Juga Artikel Dari Platform : museros

