Skip to content
KoronoVirus
Menu
  • Sample Page
Menu

Siti Ramayanti Bahas Peran Musik Sape’ untuk Regulasi Emosi & Pelestarian Budaya Dayak di ISPC 2025

Posted on September 28, 2025September 28, 2025 by BimBim

koronovirus.site – Musik tradisional Sape’ khas suku Dayak Kalimantan Barat mendapat sorotan akademik dalam ajang International Student Paper Conference on Islamic Studies and Social Science (ISPC) 2025.
Siti Ramayanti, mahasiswi S1 Psikologi Islam Fakultas Ushuluddin dan Adab (FUSHA) IAIN Pontianak, mempresentasikan penelitian tentang peran musik Sape’ dalam regulasi emosi dan pelestarian budaya.

Bagi Siti, yang akrab disapa Uti, keikutsertaannya di forum ilmiah ini adalah wujud mimpi untuk berkiprah di dunia akademik dan memperkenalkan kearifan lokal Kalimantan Barat di kancah ilmiah.


Forum Ilmiah ISPC 2025 di Pontianak

Konferensi ISPC 2025 digelar di Gedung Pascasarjana IAIN Pontianak pada 24–25 September 2025, dengan dukungan dari tiga perguruan tinggi:

  • IAIN Pontianak
  • University Malaysia Sarawak (UNIMAS)
  • Kolej Universiti Perguruan Ugama Seri Begawan (KUPU-SB) Brunei Darussalam

Acara ini menjadi wadah mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi negeri (PTN) dan perguruan tinggi keagamaan Islam negeri (PTKIN) di Kalimantan Barat untuk mempresentasikan riset di bidang studi Islam dan ilmu sosial.

Wakil Rektor III IAIN Pontianak, Dr. Ismail Ruslan, M.Si., mengapresiasi kontribusi para mahasiswa.

“ISPC menjadi ruang akademik bagi mahasiswa untuk terus berkarya melalui riset dan publikasi. Semoga kegiatan ini melahirkan peneliti-peneliti muda yang berkualitas,” ujarnya saat pembukaan konferensi.


Musik Sape’: Warisan Budaya Dayak

Sape’ adalah alat musik petik tradisional suku Dayak yang telah menjadi bagian tak terpisahkan dari budaya Kalimantan Barat.
Alat musik ini tidak hanya digunakan untuk hiburan atau ritual adat, tetapi juga memiliki peran penting dalam pengaturan emosi dan ketenangan batin.

Menurut penelitian Uti, irama lembut dan harmonis dari Sape’ mampu membantu menenangkan pikiran, meredakan stres, dan memberikan kenyamanan emosional bagi pemain maupun pendengarnya.
Hal ini membuat Sape’ relevan untuk dikaji dalam perspektif psikologi, khususnya dalam konteks regulasi emosi.


Temuan Penelitian: Regulasi Emosi melalui Musik Sape’

Dalam presentasinya di ISPC, Siti Ramayanti memaparkan beberapa temuan utama:

  1. Efek Terapeutik Musik Sape’
    Getaran nada dari Sape’ beresonansi dengan kondisi psikologis pemainnya. Aktivitas bermain Sape’ dapat membantu pemain mengalihkan fokus dari tekanan hidup, menurunkan kecemasan, dan menenangkan pikiran.
  2. Peningkatan Kesejahteraan Emosional
    Pemain yang rutin memainkan Sape’ cenderung memiliki tingkat kesadaran diri emosional yang lebih baik. Mereka juga menunjukkan kemampuan mengelola emosi negatif dengan lebih efektif.
  3. Pelestarian Budaya sebagai Identitas
    Bermain Sape’ bukan hanya menjadi aktivitas seni, tetapi juga bentuk kebanggaan dan perlawanan terhadap homogenisasi budaya modern. Hal ini penting untuk menjaga keberlangsungan kearifan lokal Dayak.

Siti menekankan bahwa nilai budaya dan psikologis dari Sape’ dapat menjadi bagian penting dari pendekatan psikoterapi berbasis budaya lokal, khususnya di wilayah Kalimantan.


Sape’ sebagai Media Pelestarian Budaya

Siti juga menyoroti bagaimana musik Sape’ memainkan peran penting dalam pelestarian budaya Dayak.
Melalui penelitian lapangan yang ia lakukan, terlihat bahwa generasi muda Dayak yang mempelajari Sape’ tidak hanya belajar bermain alat musik, tetapi juga memahami filosofi, cerita rakyat, dan nilai-nilai spiritual yang terkandung di dalamnya.

Pelestarian Sape’ berarti juga melestarikan identitas dan kearifan lokal Dayak yang telah diwariskan secara turun-temurun.


Tantangan Modernisasi

Di sisi lain, Uti juga mengungkapkan adanya tantangan dalam menjaga keberlangsungan tradisi Sape’.
Modernisasi dan arus musik populer membuat minat generasi muda terhadap alat musik tradisional menurun.

“Kita perlu mengintegrasikan nilai budaya dalam pendidikan dan menciptakan ruang bagi generasi muda untuk lebih mengenal dan mengapresiasi Sape’,” kata Siti.

Ia juga mengusulkan agar musik Sape’ diajarkan di sekolah-sekolah sebagai bagian dari pelajaran seni budaya, sekaligus mengangkatnya dalam konteks terapi psikologis.


Dukungan Akademik untuk Pelestarian Budaya

Konferensi seperti ISPC dinilai memiliki peran penting untuk mendorong penelitian yang menghubungkan budaya lokal dengan ilmu pengetahuan modern, termasuk psikologi dan kesehatan mental.

Dukungan dari institusi akademik diharapkan dapat membuka peluang riset lintas disiplin yang memanfaatkan kearifan lokal sebagai bagian dari solusi masalah psikososial di masyarakat.


Kesimpulan

Penelitian Siti Ramayanti tentang musik Sape’ tidak hanya memberi wawasan baru mengenai hubungan antara seni dan psikologi, tetapi juga menegaskan pentingnya pelestarian budaya lokal sebagai bagian dari identitas bangsa.

Partisipasinya dalam ISPC 2025 menjadi bukti bahwa mahasiswa memiliki peran penting dalam memadukan warisan budaya dengan ilmu pengetahuan modern, sekaligus menginspirasi generasi muda untuk lebih mencintai budaya lokal mereka.

Dengan dukungan akademik dan apresiasi publik, musik Sape’ dapat terus hidup dan berkembang, tidak hanya sebagai alat musik tradisional, tetapi juga sebagai media untuk mencapai keseimbangan emosional dan menjaga jati diri budaya Dayak di era globalisasi.

Cek juga platform artikel paling top dan seru di pontianaknews

Recent Posts

  • Dokter Abdya Edukasi Siswa Lewat Doto Saweu Sikula
  • Kajati Sulsel Dorong Integritas Kejari Barru
  • MUI Banten Gelar Dzikir dan Doa Bersama Virtual
  • Puan Soroti Kesiapan Infrastruktur Hadapi Hantavirus
  • AI Bukan Sekadar Teknologi, Tapi Alat Kesempatan


PARTNER

suarairama pestanada beritabandar rumahjurnal podiumnews dailyinfo wikiberita zonamusiktop musicpromote bengkelpintar liburanyuk jelajahhijau carimobilindonesia jalanjalan-indonesia otomotifmotorindo ngobrol olahraga mabar dapurkuliner radarbandung radarjawa medianews infowarkop kalbarnewsr ketapangnewsr beritabumir kabarsantai outfit faktagosip beritagram lagupopuler seputardigital updatecepat marihidupsehat baliutama hotviralnews cctvjalanan beritajalan beritapembangunan pontianaknews monitorberita koronovirus museros iklanjualbeli festajunina capoeiravadiacao georgegordonfirstnation 1reservoir revisednews petanimal footballinfo london-bridges sultaniyya phdibanten beritabmkg beritakejagung beritasatu gilabola

Membedah Kompleksitas Arsitektur Permainan Digital dalam Menciptakan Pola Probabilitas Konsisten Strategi Membaca Sinkronisasi Frekuensi Mahjong Wins Melalui Analisis Statistik Permainan Modern Peran Algoritma terhadap Stabilitas Volatilitas pada Ekosistem Game Daring Terkini di Indonesia Mekanisme Tersembunyi Pada Infrastruktur Real-Time dalam Menentukan Probabilitas Visual Pemain Pola Dan Kalkulasi Rtp Terbaru Kasino Daring Jadi Perbincangan Dunia Digital Analisis Komparatif Perilaku Pengguna dalam Menghadapi Fluktuasi Sinkronisasi Frekuensi Sistem Digital Modern Dampak Signifikan Evaluasi Volatilitas terhadap Perubahan Kebiasaan Pemain Game Daring Saat Ini Fenomena Masa Depan Ekosistem Gaming Ketika Analisa Data Mulai Mengendalikan Keputusan Strategis Bermain Kajian Mendalam Mengenai Evaluasi Volatilitas Modern Sebagai Indikator Utama Transisi Momentum Permainan Memahami Dinamika Aktivitas Pemain Melalui Pendekatan Probabilitas Transisi Strategi Permainan Adaptif Analisis Pengambilan Keputusan Rasional dalam Permaian Digital Menjadi Indikator Sistem Optimal Evolusi Mekanisme Permainan Melalui Optimalisasi Struktur Baru Dunia Game Digital Modern Pendekatan Dinamis Pola Aktivitas Pengguna dalam Menjaga Keseimbangan Algoritma RTP Permainan Penerapan Konsep Analitik Gaming Adaptif Sebagai Standar Performa Sistem Kasino Modern Sinkronisasi Frekuensi Mahjong Ways dan Pengaruhnya terhadap Momentum Ekspansif Ekosistem Daring Modern Bagaimana Sistem Monitoring Berbasis Kecerdasan Buatan Mulai Mengubah Arsitektur Permainan Digital Masa Kini Pengaruh Transformasi Infrastruktur Virtual terhadap Dinamika Probabilitas dan Metrik Komparasi Alur Baccarat Analisis Struktur Algoritma Mahjong Ways 2 serta Dampak Signifikannya pada Standar Regulasi RTP di Indonesia Implementasi Pengamatan Statistik dalam Memahami Pola Transisi Infrastruktur Game Digital Secara Komprehensif Rahasia Integrasi Frekuensi Digital yang Berhasil Membentuk Ulang Dinamika Keputusan Pemain Interaktif Cara Cerdas Memanfaatkan Metrik Komparasi Alur Baccarat untuk Membaca Tren Keputusan Banker dan Player Kajian Infrastruktur Digital Real-Time Sangat Dibutuhkan untuk Menjaga Stabilitas Pola Bermain Metode Pendekatan Statistik Menganalisis Perubahan Pola Mesin Slot Pragmatic Play Secara Detail Panduan Lengkap Membaca Sinyal Transisi Probabilitas Visual dalam Ekosistem Game Digital Kontemporer Pentingnya Memahami Arsitektur Mekanisme Game Daring Virtual untuk Mendapatkan Momentum Kemenangan Secara Akurat Fakta Baru Studi Analitik tentang Pergeseran Preferensi Pengguna Game Online di Indonesia Mengapa Banyak Pemain Tidak Menyadari Perubahan Kecil pada Arsitektur Virtual Ekosistem Kasino Daring Riset Analitik Terbaru Mengungkap Cara Pola RTP Mempengaruhi Psikologi Pengguna Secara Signifikan Risiko Keamanan Digital yang Mempengaruhi Pola Aktivitas Pada Evolusi Permainan Modern Studi Perilaku Pemain Terkini Membuktikan Adanya Korelasi Antara Sistem Interaktif dan Pengambilan Keputusan

©2026 KoronoVirus | Design: Newspaperly WordPress Theme

Powered by
►
Necessary cookies enable essential site features like secure log-ins and consent preference adjustments. They do not store personal data.
None
►
Functional cookies support features like content sharing on social media, collecting feedback, and enabling third-party tools.
None
►
Analytical cookies track visitor interactions, providing insights on metrics like visitor count, bounce rate, and traffic sources.
None
►
Advertisement cookies deliver personalized ads based on your previous visits and analyze the effectiveness of ad campaigns.
None
►
Unclassified cookies are cookies that we are in the process of classifying, together with the providers of individual cookies.
None
Powered by