koronovirus.site Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas mengikuti Rapat Koordinasi Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana di Wilayah Sumatera yang digelar secara daring dari rumah dinas. Forum ini menjadi ruang strategis untuk menyatukan langkah pemerintah pusat dan daerah dalam mempercepat pemulihan wilayah terdampak bencana, sekaligus memastikan bahwa proses rehabilitasi berjalan terarah, terukur, dan berkelanjutan.
Rakor tersebut dipimpin oleh Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Pratikno, serta dihadiri para menteri koordinator, menteri teknis, dan kepala daerah dari berbagai provinsi di Sumatera. Kehadiran lintas sektor ini menunjukkan keseriusan pemerintah dalam menangani dampak bencana yang tidak hanya bersifat fisik, tetapi juga menyentuh aspek sosial, ekonomi, dan kesejahteraan masyarakat.
Satgas Nasional sebagai Instrumen Percepatan
Dalam pemaparannya, Menko PMK Pratikno menyampaikan bahwa Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto telah menandatangani Keputusan Presiden tentang pembentukan Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana Alam di sejumlah provinsi Sumatera. Pembentukan Satgas ini merupakan respons atas dampak bencana yang luas dan kompleks, sehingga membutuhkan pendekatan lintas kementerian dan lembaga dengan koordinasi yang kuat.
Satgas tersebut berada langsung di bawah tanggung jawab Presiden dan memiliki mandat penting untuk mengoordinasikan kebijakan umum, menyusun rencana induk, serta merumuskan rencana aksi percepatan pemulihan. Struktur Satgas dirancang komprehensif agar mampu menjawab kebutuhan rehabilitasi jangka pendek sekaligus rekonstruksi jangka menengah dan panjang.
Dalam struktur pengarah, Menko PMK bertindak sebagai Ketua Tim Pengarah yang didampingi para menteri koordinator, Menteri Keuangan, Panglima TNI, dan Kapolri. Sementara itu, Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian ditunjuk sebagai Ketua Tim Pelaksana. Dukungan juga datang dari unsur TNI, BNPB, Polri, hingga lembaga pengelola investasi negara, yang memperkuat dimensi operasional dan pembiayaan pemulihan.
Pendekatan Terpadu dan Akuntabel
Salah satu poin penting yang ditekankan dalam rakor adalah kewajiban Satgas untuk mengelola data tunggal terintegrasi. Data ini menjadi fondasi utama agar bantuan dan program rehabilitasi tepat sasaran. Tanpa data yang akurat, risiko tumpang tindih program dan ketidakefisienan anggaran akan semakin besar.
Pendanaan percepatan rehabilitasi dan rekonstruksi bersumber dari APBN serta sumber sah lainnya sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan. Presiden juga menekankan aspek akuntabilitas dengan mewajibkan laporan perkembangan disampaikan secara berkala setiap dua bulan. Mekanisme pelaporan ini diharapkan mampu menjaga transparansi sekaligus meningkatkan kepercayaan publik terhadap proses pemulihan.
Kondisi Pemulihan Kota Medan
Dalam rakor tersebut, Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian memaparkan indikator progres pemulihan pascabencana di Provinsi Sumatera Utara, termasuk Kota Medan. Berdasarkan data terkini, kondisi Kota Medan menunjukkan perkembangan yang signifikan. Pelayanan publik telah kembali berjalan normal dan berada pada zona aman, menandakan fase darurat telah terlewati.
Aktivitas pemerintahan di Kota Medan berlangsung seperti sediakala. Layanan kesehatan, mulai dari rumah sakit, puskesmas, hingga klinik swasta, telah pulih sepenuhnya dan mampu melayani masyarakat tanpa hambatan berarti. Hal ini menjadi indikator penting karena sektor kesehatan merupakan tulang punggung pemulihan pascabencana.
Sektor pendidikan juga menunjukkan pemulihan yang menggembirakan. Kegiatan belajar mengajar di berbagai jenjang, mulai dari pendidikan anak usia dini hingga pendidikan menengah, kembali berjalan normal. Madrasah dan pondok pesantren pun telah beroperasi seperti biasa, memastikan hak anak-anak untuk mendapatkan pendidikan tetap terjaga.
Infrastruktur dan Layanan Dasar Kembali Stabil
Dari sisi infrastruktur, akses transportasi di Kota Medan, baik jalan nasional maupun jalan provinsi, dilaporkan lancar. Tidak ada hambatan signifikan yang mengganggu mobilitas masyarakat dan distribusi logistik. Stabilitas ini menjadi prasyarat penting bagi pemulihan ekonomi dan aktivitas sosial.
Layanan dasar masyarakat juga berada dalam kondisi stabil. Pasokan listrik kembali normal, distribusi air bersih PDAM berjalan lancar, jaringan internet berfungsi optimal, dan operasional SPBU tidak mengalami gangguan. Kondisi ini menunjukkan bahwa sistem pendukung kehidupan perkotaan di Medan telah pulih dan mampu menopang aktivitas masyarakat secara berkelanjutan.
Komitmen Pemerintah Kota Medan
Bagi Wali Kota Medan Rico Waas, rakor ini bukan sekadar forum koordinasi, melainkan momentum untuk memastikan bahwa pemulihan pascabencana dilakukan secara menyeluruh. Ia menegaskan komitmen Pemerintah Kota Medan untuk terus bersinergi dengan pemerintah pusat dan provinsi, terutama dalam menjaga keberlanjutan pemulihan dan meningkatkan ketahanan kota terhadap risiko bencana di masa depan.
Pemulihan, menurut Rico, tidak boleh berhenti pada kembalinya fungsi dasar. Rekonstruksi harus diarahkan untuk membangun kota yang lebih tangguh, dengan infrastruktur yang lebih adaptif, tata kelola yang lebih baik, serta kesiapsiagaan masyarakat yang lebih kuat. Pendekatan ini sejalan dengan arahan pemerintah pusat agar rehabilitasi pascabencana menjadi pintu masuk menuju pembangunan yang lebih berkualitas.
Menuju Pemulihan Berkelanjutan
Rakor percepatan rehabilitasi dan rekonstruksi ini menegaskan bahwa penanganan pascabencana membutuhkan kepemimpinan, koordinasi, dan komitmen jangka panjang. Kota Medan, dengan progres pemulihan yang positif, diharapkan dapat menjadi contoh bagaimana sinergi pusat dan daerah mampu mempercepat pemulihan tanpa mengabaikan prinsip akuntabilitas dan keberlanjutan.
Melalui kerja bersama Satgas nasional dan dukungan seluruh pemangku kepentingan, proses rehabilitasi dan rekonstruksi di wilayah Sumatera diharapkan tidak hanya memulihkan kondisi sebelum bencana, tetapi juga membangun fondasi yang lebih kuat bagi kesejahteraan masyarakat di masa mendatang.

Cek Juga Artikel Dari Platform outfit.web.id
