Skip to content
KoronoVirus
Menu
  • Sample Page
Menu

BSI Kantongi Izin Resmi Jasa Simpanan Emas dan Siap Perkuat Ekosistem Bullion Nasional

Posted on November 12, 2025November 12, 2025 by BimBim

koronovirus.site PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) resmi mendapatkan izin untuk menjalankan jasa simpanan emas. Dengan izin tersebut, BSI kini memiliki tiga kegiatan usaha di sektor bullion, yakni Simpanan Emas, Perdagangan Emas, dan Penitipan Emas. Langkah ini menjadikan BSI sebagai bank syariah pertama yang mengelola layanan lengkap berbasis emas di Indonesia.

Izin baru ini menandai tonggak penting bagi BSI dalam memperluas ekosistem investasi berbasis syariah. Bank ini kini bisa menawarkan layanan penyimpanan emas dengan prinsip gold-to-gold financing, di mana emas yang disimpan dapat menjadi dasar pembiayaan atau diperjualbelikan secara sah dan transparan.

Tiga Layanan Bullion di BSI

Dalam struktur bisnisnya, BSI mengelola tiga jenis layanan bullion utama. Pertama, Simpanan Emas, yaitu layanan bagi nasabah untuk menyimpan emas dengan aman di bank. Kedua, Penitipan Emas, di mana bank berfungsi sebagai tempat penyimpanan yang memberikan imbal jasa. Ketiga, Perdagangan Emas, yakni layanan jual beli emas batangan yang terstandarisasi.

Model bisnis ini tidak hanya memperluas pilihan investasi bagi nasabah, tetapi juga memperkuat posisi BSI sebagai pionir dalam inovasi keuangan syariah modern. Dengan skema berbasis prinsip syariah, BSI memastikan seluruh transaksi dilakukan sesuai kaidah fiqih muamalah tanpa unsur riba atau spekulasi.

Dukungan Pemerintah dan Otoritas Keuangan

Keberhasilan BSI memperoleh izin ini tidak lepas dari dukungan berbagai pihak, termasuk pemerintah dan otoritas keuangan nasional. Dalam pernyataannya, manajemen BSI menyampaikan apresiasi kepada Presiden Republik Indonesia dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) atas kepercayaan yang diberikan.

Dengan izin tersebut, BSI berkomitmen untuk terus memperkuat sektor keuangan syariah, terutama dalam pengelolaan emas yang dinilai memiliki potensi ekonomi besar. Permintaan terhadap emas batangan di Indonesia terus meningkat, sejalan dengan tren investasi yang lebih stabil di tengah ketidakpastian global.

Investasi Emas Kini Lebih Mudah Melalui BYOND by BSI

Wakil Direktur Utama BSI, Bob Tyasika Ananta, menjelaskan bahwa aktivitas bullion akan membuka akses investasi emas bagi masyarakat luas. Melalui aplikasi BYOND by BSI, nasabah bisa membeli emas mulai dari Rp50 ribu atau setara dengan 0,02 gram.

Layanan ini memudahkan masyarakat dari berbagai lapisan untuk mulai berinvestasi. Nasabah dapat membeli, menjual, bahkan mencetak emas fisik kapan saja. Jika saldo emas sudah mencapai dua gram, nasabah bisa mencetaknya langsung dalam bentuk batangan.

Keamanan juga menjadi prioritas utama. Seluruh emas nasabah disimpan di vault berstandar tinggi, sehingga risiko kehilangan bisa dihindari. Proses transaksi pun dilakukan secara real-time, memastikan dana hasil penjualan emas langsung masuk ke rekening nasabah tanpa menunggu lama.

Pertumbuhan Bisnis Bullion yang Signifikan

Sejak diluncurkan, layanan bullion BSI mencatatkan pertumbuhan yang luar biasa. Hingga akhir kuartal ketiga tahun berjalan, jumlah nasabah rekening emas menembus lebih dari 200 ribu pengguna. Angka ini menunjukkan kenaikan hampir 95 persen dibandingkan tahun sebelumnya.

Penjualan emas melalui aplikasi BYOND mencapai lebih dari satu ton, dengan fee-based income sekitar Rp70 miliar. Total saldo kelolaan emas mencapai 1,15 ton atau setara dengan Rp2,55 triliun, meningkat 159 persen secara tahunan. Pertumbuhan ini menjadi bukti tingginya minat masyarakat terhadap investasi emas berbasis digital.

Dampak Positif terhadap Kinerja Keuangan

Kegiatan usaha bullion berkontribusi besar terhadap pertumbuhan laba BSI secara keseluruhan. Dalam laporan keuangan terakhir, BSI mencatat laba bersih sebesar Rp5,57 triliun, tumbuh sekitar 9 persen dibandingkan periode sebelumnya.

Peningkatan ini didorong oleh pertumbuhan margin bagi hasil sebesar hampir 14 persen dan fee-based income lebih dari 20 persen. Selain itu, aset BSI tumbuh lebih dari 12 persen, ditopang pertumbuhan dana pihak ketiga (DPK) sebesar 15 persen. Pertumbuhan signifikan juga terjadi pada pembiayaan sektor emas yang menjadi salah satu pilar utama bisnis syariah BSI.

Potensi Pasar Emas di Indonesia

Indonesia memiliki peluang besar dalam pengembangan pasar emas. Konsumsi emas per kapita masyarakat Indonesia masih tergolong rendah, hanya sekitar 0,17 gram per orang — jauh di bawah rata-rata Asia Tenggara. Kondisi ini membuka ruang luas bagi BSI untuk memperluas edukasi dan layanan investasi emas yang mudah diakses.

Selain melalui simpanan emas, BSI juga mengembangkan layanan gadai emas dan cicil emas. Kedua produk tersebut menjadi bagian dari ekosistem bullion yang terintegrasi untuk menjangkau berbagai segmen masyarakat, mulai dari kelas menengah hingga pelaku UMKM.

Arah Pengembangan dan Dukungan Ekosistem

Ke depan, BSI berencana memperkuat ekosistem bullion nasional melalui pembentukan Dewan Emas Nasional. Dewan ini diharapkan mampu memperkuat regulasi, menjaga stabilitas harga emas, serta mendorong lembaga keuangan lain untuk turut berpartisipasi dalam kegiatan usaha berbasis bullion.

BSI juga berharap dukungan dari Bank Indonesia (BI) agar sistem perbankan syariah memiliki akses ke fasilitas REPO emas. Fasilitas ini memungkinkan emas menjadi instrumen likuiditas bagi bank syariah, sekaligus menjaga stabilitas sistem keuangan nasional.

Komitmen Inovasi dan Layanan Digital

BSI terus berkomitmen memperluas inovasi di sektor digital. Melalui fitur E-Mas di aplikasi BSI Mobile, nasabah bisa membeli, menjual, mentransfer, menabung rutin, hingga mencetak emas secara langsung. Semua layanan ini dibuat agar investasi emas menjadi lebih mudah, aman, dan inklusif.

Dengan izin resmi jasa simpanan emas, BSI menegaskan posisinya sebagai pelopor perbankan syariah modern yang siap bersaing di era digital. Melalui transparansi, keamanan, dan inovasi berkelanjutan, BSI bertekad menjadikan emas bukan hanya simbol kekayaan, tetapi juga sarana ekonomi syariah yang kuat untuk masa depan Indonesia.

Cek Juga Artikel Dari Platform podiumnews.online

Recent Posts

  • OJK Ancam Blacklist Matel Pinjol Pelaku Prank Damkar
  • Penembakan Dekat Acara Trump Motif Diselidiki
  • Satpol PP Minta Maaf Soal Mobil di Trotoar
  • Persiapan Sambut Jemaah Haji Berjalan Lancar
  • Kementan Gandeng Industri Sukseskan Hari Susu


PARTNER

©2026 KoronoVirus | Design: Newspaperly WordPress Theme

Powered by
►
Necessary cookies enable essential site features like secure log-ins and consent preference adjustments. They do not store personal data.
None
►
Functional cookies support features like content sharing on social media, collecting feedback, and enabling third-party tools.
None
►
Analytical cookies track visitor interactions, providing insights on metrics like visitor count, bounce rate, and traffic sources.
None
►
Advertisement cookies deliver personalized ads based on your previous visits and analyze the effectiveness of ad campaigns.
None
►
Unclassified cookies are cookies that we are in the process of classifying, together with the providers of individual cookies.
None
Powered by